Rabu, 19 Oktober 2011
Inner Beuty
Setiap kaum hawa pasti selalu mendamba kecantikan dan akan berusaha untuk menggapainya, bahkan mereka rela berkorban melakukan segalanya demi mengubah dirinya dengan kecantikan imitasi yang sebenarnya hanyalah bersifat sementara dan dapat hilang dalam sekejap. Tetapi tahukah Anda kecantikan yang sesungguhnya? Kecantikan hakiki adalah kecantikan akan kepribadiaan, baik yang terpancar dari hati, pemikiran, maupun tingkah polah yang mencerminkan keanggunan seorang wanita. Inilah yang disebut dengan inner beauty yang tentunya dapat menambah kecantikan luar seorang wanita. Sedangkan mereka yang cantik luarnya tetapi kurang memiliki inner beauty, maka akan terhapuslah kecantikan luarnya tersebut yang merupakan anugerah baginya. Sering kita temui dalam kehidupan ini, seorang wanita yang tak begitu cantik parasnya tetapi memiliki keindahan akhlak serta kepribadiaan yang dimilikinya akan lebih berkesan manis bila dibandingkan dengan wanita yang cantik parasnya tetapi tak baik akhlak serta pribadinya.
Sehingga inner beauty paling utama dimiliki setiap wanita karena dapat memancarkan aura yang akan membuat wanita tersebut disukai dan selalu dinanti kehadirannya. Wanita dengan inner beauty dapat memberikan kesejukan dan kenyamanan bagi setiap yang berteman dengannya, namun dirinya pun tetap berpegang teguh pada apa yang menjadi prinsipnya sehingga ia tak dapat terbawa oleh pergaulan yang dapat menjerumuskannya kedalam masa depan yang kelam dan tak diinginkan oleh siapapun.
Lalu bagaimanakah pandangan seseorang tentang inner beauty ini? Inner beauty memiliki makna yang dalam dan pemahaman luas, namun kita dapat mengartikan bahwa wanita yang memiliki inner beauty diantaranya adalah wanita yang mempunyai intelegensi dan prestasi yang dapat memberikan maanfaat bagi dirinya serta orang lain, memiliki keindahan akhlak dan menjadikan hatinya seluas samudera yang takkan pernah goyah dengan segala hal yang terjadi pada dirinya walau pedih ia rasakan, murah senyum & rendah hati, suka menolong serta sifat-sifat baik lain yang membentuk kepribadian yang mempesona. Untuk itu, inner beauty akan terpancar dengan sendirinya apabila ia selalu berupaya untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi sekitarnya dan memberikan kebahagiaan terutama untuk kerabat yang ia sayangi. Pasalnya, inner beauty itu sendiri akan nampak tatkala dirinya berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya , yang semuanya berasal dari hati dan pikirannya yang terealisasikan dalam segala tindakan seperti apa yang diucapkannya dan segala hal yang ia lakukan.
Dengan demikian, sangatlah perlu untuk menata hati ini dengan selalu berprasangka baik & berpikir positif serta melakukan segala hal semata-mata dilandasi rasa tulus ikhlas tanpa mengharapkan apapun jua. Karenanya percantiklah dirimu dengan keindahan lahir dan batin, dengan selalu berpenampilan indah dan sederhana sehingga nampak sedap dipandang, rajin beribadah mendekatkan diri padaNya, membuka wawasan dan tabir pengetahuan dengan membaca buku ataupun melakukan berbagai upaya lainnya, menjadikan pengalaman dan selalu belajar serta mengambil makna dari setiap peristiwa dan selalu berintrospeksi juga berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Jumat, 18 Desember 2009
Jumat, 11 Desember 2009
BANJIR JAKARTA
BOGOR, SABTU - Sebagian wilayah Jakarta berpotensi terjadi banjir lagi pada akhir Januari atau awal Februari 2009, karena hujan lebih banyak turun di Jakarta.
Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dermaga Bogor, Endang Suprapti mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca pada sepekan ke depan akan turun hujan dengan intensitas lebih tinggi di bagian utara Jawa Barat, yakni di sekitar Jakarta. "Perubahan pola hujan tersebut disebabkan oleh pusaran "Eddy" yakni pusaran angin di Kalimantan Barat serta tekanan udara rendah di barat daya Sumatera serta di timur laut Australia," kata Endang Suprapti kepada Antara di Bogor, Sabtu (24/1).
Menurut Endang, adanya pusaran Eddy dan tekanan udara rendah, mengakibatkan pola hujan yang sebelumnya turun di bagian selatan Jakarta Barat, yakni Bogor dan Bekasi, menjadi bergeser ke utara di Jakarta. Apalagi, curah hujan rata-rata bulanan di Bogor dan Jakarta pada Januari juga tinggi yakni 420 milimeter per bulan.
Selain itu, bulan purnama yang akan terjadi pada Senin (26/1), kata dia, juga akan mempengaruhi permukaan air laut, karena, air laut akan tertarik oleh gaya tarik bulan, sehingga berpotensi terjadi badai rob.
Menurut Endang Suprapti , akhir Januari hingga awal Februari merupakan puncak musim hujan, di sebagian lokasi di Jawa Barat, dari musim hujan yang terjadi sejak Oktober 2008 hingga Maret 2009. Di Bogor dan sekitarnya, kata dia, pada Desember 2008 curah hujannya masih dibawah normal, yakni 158 milimeter per bulan dari curah hujan normal Desember yakni 380 milimeter per bulan.
Memasuki Januari 2009, lanjut Endang, curah hujan di Bogor dan sekitarnya sudah lebih tinggi. Hingga Sabtu (24/1) curah hujan sudah mencapai 310 milimeter per bulan dari curah hujan normal Januari yakni 420 milimeter per bulan. "Masih ada sisa waktu seminggu hingga akhir bulan. Dengan prakiraan akan terjadi potensi hujan pada sepekan ke depan, maka curah hujan bisa mencapai normal atau di atas normal," kata Endang Suprapti.
BENCANA ALAM
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Rumah roboh akibat Bencana alam di Klaten
Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu peristiwa fisik, seperti letusan gunung, gempa bumi, tanah longsor) dan aktivitas manusia. Karena ketidakberdayaan manusia, akibat kurang baiknya manajemen keadaan darurat, sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan struktural, bahkan sampai kematian. Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan: "bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan". Dengan demikian, aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia, misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. Konsekuensinya, pemakaian istilah "alam" juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri, mulai dari kebakaran, yang mengancam bangunan individual, sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia.
Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan/kerawanan (vulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi dampak yang hebat/luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). Konsep ketahanan bencana merupakan valuasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi, mencegah & menangani tantangan-tantangan serius yang hadir. Dengan demikian meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup.
